SESAT DAN TIDAK SESAT
Siapakah yang berhak menentukan sesat dan tidak sesat? Islam dianggap sesat dan ditentang pada awal perkembangannya. Begitu juga dengan agama-agama lain. (terkecuali, Hindu yang menjadi “agama” tertua akan tetapi tetap mendapat kritik dari agama setelahnya Budha. Yah berhubung ini masalah sejarah dan saya tidak terlalu paham… maka saya anggap ini hanya intermezo)
Kembali kepertanyaan, SIAPAKAH YANG BERHAK SESAT? (dalam konteks agama *bukan pengembangan agama)
Jika kita belajar dari sejarah dan masa lalu kita tidak dapat mengatakan suatu “agama baru” itu sesat…
Sekarang semua orang dapat menuhankan siapa saja… Artis? Selebriti? Materi? Tokoh Adat? Ayahnya? Ibunya?
atau memilih sendiri Tokoh2 Masa Lalu, menuhankan Hittler? yah, terserah.
Toh waktu yang akan mengujinya.
BAB II – PENGEMBANGAN AGAMA
Di Indonesia pengembangan agama sering dilihat sebagai bentuk “penistaan” agama. Agama diIndonesia tidak boleh “dikembangkan” karena ada HUKUM YANG DISEBUT PASAL PENISTAAN AGAMA. Hukuman terhadap “penista” tidak main2… penjara!
NEGARA VS AGAMA
Manakala negara ikut campur dalam urusan agama. Saya selalu melihatnya sebagai bentuk “ketimpangan”…
AGAMA HARUS IKUT CAMPUR DINEGARA, tapi NEGARA TIDAK PERLU IKUT CAMPUR DI AGAMA.
nah lo? (hahahhaa, itu murni pemikiran gw…)
Ketika negara menyatakan sesuatu salah, dari kacamata hukum yang notabene dibuat oleh MANUSIA yang penuh kesilapan dan kealpaan. Sudah pasti akan banyak sekali pihak yang dirugikan. Hukum (negara) itu bersifat kaku. Sementara, pikiran dan ide-ide bersifat lentur. Mengikat bola bekel dengan rantai? Hasilnya nihil…
Ikatlah bola bekel dengan benang, pasti bisa. Bola tetap memantul, tapi gag kemana-mana.
Pemikiran itu seperti bola bekel, hukum itu seperti rantai yang kaku dan keras, agama itu seperti benang yang mengikat dengan kelembutan. Benang bersifat fleksibel, kadang bisa bikin geli2 kadang bisa ngiket, bahkan terkadang dapat pula digunakan MEMOTONG.
Hukum vs Agama?
Entah mengapa, saya menganggap. Tidak klop, kalau hukum harus ikut campur di urusan agama. Biarlah agama mengurusnya dengan caranya sendiri. Kalau memang suatu ajaran itu benar datangnya dari Tuhan. Maka biarkanlah Ia yang menjaganya. Hukum (negara) memiliki aturan main yang berbeda dengan agama. Saya menganggap, Pasal Penistaan Agama harus segera ditinjau ulang. Itu merupakan Pasal Karet (Tempo,2007). Pasal yang bisa digunakan suka-suka sesuai siapa yang mau menggunakannya…
PENGEMBANGAN AGAMA=SESAT, TIDAK SESAT=TIDAK BERKEMBANG ?
Akhir-akhir ini sering kita lihat, sebuah agama mayoritas di Indonesia banyak diselipi dan ditumbuhi jamur2 “inovasi”. Banyak “aliran-aliran” bermunculan dan setiap kemunculannya pasti menyedot perhatian. Anggota-anggotanya pun banyak sekali, dan kebanyakan dari kaum muda. Yang biasanya menyukai hal-hal baru, senang tampil berbeda, menyukai kritik, terkadang suka “kiri” supaya terlihat ekstrim dan gagah
(*termasuk saya. hehehe)
Orang-orang yang mengembangkan agama, menganggap agama lama mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan mereka. Sebagian lain, menganggap agamanya perlu angin segar. Perlu sedikit perubahan. dan yah, naasnya beberapa orang yang menganggap dirinya yg dapat melakukan itu… harus berakhir diPENJARA.
Apakah agama tidak boleh berkembang?
(ditinjau dari segi logis dan nalar)
Menurut saya BOLEH. hoho. Sebab semua agama (yang “dibawa”) yang bertahan sampai sekarang disadari atau tidak merupakan pengembangan dan hasil kritisi terhadap agama-agama sebelumnya.
(ditinjau dari segi agama)
Boleh, agama yang saya anut menyukai inovasi berdasar logika dan akal. bahkan seorang Guru mengatakan, “Islam itu agama berfikir, Islam itu mudah. Asal jangan dipermudah”-end-
Pendapat saya: memang benar agama saya itu merupakan agama logika dan nalar. Junjungan Pembawa Pesan, adalah seorang yang umi, tidak bisa membaca dan menulis. Tapi, Beliau menggunakan akalnya dan fikirnya dalam setiap tindakan.
Nah, jika sekarang kita hanya bisa, membaca dan menulis (menyalin) dari kitab2 kuno… tanpa menyertakan akal dan fikir untuk menemukan inovasi. Ummm, siapa kita?
BEGIMANE KITE MENYIKAPI PERKEMBANGAN INI?
nah, ini lah poin dari seluruh uraian tak berdasar saya diatas.
Berkembangnya? lakukanlah inovasi sesuka hati tanpa melupakan dasar-dasarnya.
Jika anda mengembangkan sesuatu yang anda anggap baru, jangan bawa-bawa yang lama. Karena, akan menyakiti penganut yang lama.
Untuk penganut yang lama, jangan gunakan tindakan-tindakan anarkis. Bila anda yakin agama anada yang benar, anda harus yakin Pemilik agama itulah yang dapat menjaganya. Sementara kita, kita jaga apa yang dititipkan pada kita. anak-anak kita, keluarga dan sebagainya dari “apa yg jelek menurut kita”.
PAGAR-PAGAR DAN TEMBOK
Pertanyaan timbul, gimana melindungi anak-anak dan keluarga kita?
Bakar saja rumah ibadah mereka! bunuh saja pemimpinnya!
Bukan itu salah.
Ada dua pagar yang dapat digunakan untuk meredam bola bekel yang terus memantul tanpa henti.
Pertama, kita harus mengikatnya dengan benang yang baik dan berkualitas. Sehingga tidak mudah putus. Para pemuka agama hendaknya berperan aktif. Lembaga keagamaan tertinggi jangan menjadi “kodok tuli” hanya menatap kedepan tanpa mempedulikan sekitar. Harus nungg teratainya diusik baru bergerak. Para pemuka agama hendaknya, dapat menyatukan suara. Yaitu SUARA MENG-ESA-KAN TUHAN. Janganlah bertengkar sendiri. Sibuk mengatakan “saya” yang benar,… mereka yang salah.
Lembaga tertinggi (pemimpin) agama harus dekat dengan umatnya. Ketika mengatakan suatu “perkembangan agama salah” mereka harus memagarinya… melingkarinya dengan benang dan mengeratkan ikatannya. Bila bola itu tidak mau diam, tarik lah benang itu sekuat mungkin… hingga bola itu terbelah dua dan berhenti memantul. Agama-harus satu, dan memiliki pemimpin. Itulah SOLUSInya.
HUKUM? MAU DIMANA?
Rantai kapal yang kuat dan kaku hendaknya menjadi pagar umum. Ketika pemikiran pan pengembangan telah mengarah pada tindakan kriminal seperti, pemaksaan, penculikan, pemerasan, intimidasi dan penekanan, tipu daya, hipnotis dan sebagainya. Dan mengganggu ketentraman “umum”, Hukum dapat bersikap menimpakan rantai berat itu pada bola bekel. Sehingga berhenti memantul dan hilang, lenyap dari pandangan. Tapi hal itu tentu akan membuat hal-hal ini terjadi:
- Bila hantaman meleset, bola akan memantul lebih dahsyat. Pemikiran dan tekanan membuat orang berpikir makin radikal
- Bila tepat, bola bekel akan hilang dalam sekejap. tapi tetap ada. Pemikiran itu boleh hilang, tapi masalah akan memendam.
- Bila rantai itu terus menutup bola bekel itu, bola bekel itu akan TERLUPA DAN HILANG.
Mohon maaf, tapi hanya itu yang bisa dilakukan hukum. Hukum tidak akan bisa mematikan bola bekel.
HUKUM TIDAK AKAN PERNAH BISA DIGUNAKAN UNTUK MENGADILI DAN MENGHAKIMI KEYAKINAN
Akhir kata, digunakan rantai atau benang. Bola bekel itu akan tetap ada. apapun yang kita gunakan, api, kayu, batu, rantai, besi, bahkan panah. Pemikiran akan terus ada dan selalu menghantui manusia. Aliran sesat dan semacamnya telah ada sejak lama, si Indonesia. Sejak Syekh Siti Jenar, yang dinyatakan sesat oleh Walisongo. Sampai yang paling santer “Rasull dari Betawi” Ahmad Musaddeq. Bola bekel akan terus memantul dan memantul. Hati-hati lah terhadapnya, suatu saat ia akan memantul dan datang kepangkuan anda.
Hanya IMAN yang dapat melindungi Kita. Perbaharuilah IMAN ANDA SETIAP HARI.
Dengan voucher refill, dua kalimat syahadat. Juga La Illaha Illallah yg kekuatannya tetap sama sampai kelangit, sekalipun diucapkan oleh pendusta dan orang munafik selama ia ‘pernah’ mengucap syahadat. itulah keutamaan yang dimiliki kita MUSLIM.
Arrrrrrgh!
gw udah punya banyak ide dan kata-kata yang udah siap mau tak tuangke diblog ini….
ckckckckck
tapi, nunggu wordpress loading lelet bett!
padahal biasanya wuzz,wuzz,,, gag tau neh, kenapa kok jadi lambretta…
***
tapi posting ini, gw tulis dua kali..karena yang pertama, tadi eror…jadi die masuk drap…
pas mau gw post, ternyata wordpress udah cepet lageee…eh,,,, berubah dah endingnyah!
wakakakkakakaka
***
Mau mandi, makan nasi opor, makan lotek kupat, ngeblog lagie, ngejari tugas berita. Tidur!!!
Menghayal Metode Penelitian dulu…. tidur!!!!!
oh iye, daku mau jalan2 nyari boneka lebah ama bebek… kira2 dimana ya nyarinya?
hohohoho ^.^